Minggu, 09 Juni 2013

Geng Motor



Fenomena Geng Motor

Akhir-akhir ini terdengar kembali aksi para geng motor yang meresahkan massyarakat khususnya di daerah pekan baru RIAU. Para geng motor ini di anggap telah menggangu ketengan massyarakat karna sifatnya yang mengganggu kenyaman di tengah massyrakat contohnya mencuri, dan membahayakan pengguna jalan lainnya karna kebanyakan dari mereka tidak menuggunakan lampu saat berkendara.

Aksi kebut-kebutan di jalan raya, konvoi di jalur lintas umum yang menghambat lalu lintas ataupun balap liar seakan menjadi pemandangan lazim karena tak tersentuh secara intensif dari aparat penegak hukum. Keberadaan geng motor ini semakin besar sehingga semakin terstruktur namun tanpa tujuan mulia atau kontribusi positif bagi masyarakat. Aksi-aksi dan keberadaannya justru  cenderung meresahkan masyarakat. Perilaku negatif tanpa sopan santun dijalan raya jelas merugikan pengguna jalan lainnya. 

Selain itu ada beberapa sisi negative lainnya yang bukan hanya merugikan diri sendiri antar lain:

1. Kebut-kebutan di jalan raya
2. Balap liar di tempat umum
3. Merampok motor milik orang lain di tempat umum
4. Memperkosa gadis
5. Mengganggu ketertiban umum
6. Tidak menghidupkan lampu saat berkendara dimalam hari

Keberadaan geng motor ini merupakan celah masuknya tindak kejahatan dan kriminal lainnya seperti narkoba, perkosaan, perampokan, pencurian bahkan pembunuhan.

Dan hal ini bukan lah tampa sebab, ini bisa terjadi karna beberapa hal berikut:

1. Tidak adanya sarana olah raga motor yang memadai
2. Kurang maksimalnya wadah yang ada untuk memfasilitasi bakat dan kemampuan
3. Lemahnya aparat penegak hukum
4. Kurangnya perhatian para orang tua dalam membentuk karakter anak-anaknya yang merupakan bagian terkecil dalam keluarga
5. Tidak maksimalnya peran masyarakat dalam membentuk karakter bangsa
6. Kurangnya ketegasan pemerintah dalam membuat peraturan dan penegakan hukumnya

Perkembangan Tehnologi



Perkembangan Tehnologi

Perkembangan tehnologi akhir-akhir ini memang sangat pesat, terutama dalam tehnologi telepon genggam. Telepon genggam yang dulunya hanya berfungsi sebagai alat telfon dan sms saja kini sudah hampir bisa berfungsi seperti halnya computer atau laptop.
Salah satu contoh yang saat ini sedang buming adalah telepon genggang yang menggunakan operating system android, di android kita dapat melakukan beberapa hal yang dapat di lakukan seperti di computer. Seperti membuka Microsoft office, bermain game dengan kualitas dan efek yang bagus, menjadikannya hotspot dan lain-lain tinggl seberapa bisa kita memanfaatkannya.
Kali ini saya akan membahas mengenai perkembangan operating system android itu sendiri.


Android Versi 1.0 (Apple pie)
Android 1.0 dirilis pada tanggal 23 September 2008 yang memiliki kode nama Apple pie serta ukuran layar 320×480 HVGA.

Android Versi 1.1 (Banana bread)
Android 1.1 dirilis pada tanggal 9 Februari 2009 yang memiliki kode nama Banana bread serta ukuran layar 320×480 HVA.

Android 1.5 (Cupcake)
Android 1.5 dirilis pada tanggal 30 April 2009 yang memiliki kode nama Cupcake. Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur yakni kemampuan merekam dan menonton video, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon seluler, dukungan Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android 1.6 (Donut)
Android 1.6 dirilis pada tanggal 15 September 2009 yang memiliki kode nama Donut. Versi ini perbaikan dari Android Cupcake dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel); pengadaan resolusi VWGA.


Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Android versi 2.0/2.1 dirilis pada tanggal 3 Desember 2009 yang memiliki kode nama Eclair. perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Android versi 2.2 (Froyo)
Android versi 2.2 dirilis pada tanggal 20 Mei 2010 yang memiliki kode nama Froyo. Froyo akan memperkenalkan peningkatan kecepatan dengan JIT optimalisasi dan Chrome V8 mesin JavaScript, dan menambahkan Wi-Fi hotspot dan dukungan Adobe Flash.

Android versi 2.3 (Gingerbread)
Android versi 2.3 dirilis pada tanggal 6 Desember 2010 yang memiliki kode nama Gingerbread. Android Gingerbread adalah android yang mempermudah pengguna antarmuka , meningkatkan keyboard lunak dan fitur copy / paste, dan menambahkan dukungan untuk Near Field Communication. pada versi ini Android telah melakukan update sebanyak 5 kali yang dirilis pada tanggal yang berbeda-beda serta penambahan difitur-fitur baru, mereka masing-masing adalah Android 2.3.3, Android 2.3.4, Android, 2.3.5, Android 2.3.6, dan terahir Android 2.3.7

Android versi 3.0 (Honeycomb)
Android versi 3.0 dirilis pada tanggal 15 Juli 2011 yang memiliki kode nama Honeycomb. Di versi ini Android akhirnya jalan pada sebuah Tablet, dan tablet pertama yang menggunakan sistem operasi Honeycomb adalah Motorola Xoom.

Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)
Android versi 4.0 dirilis pada tanggal 19 Oktober 2011 yang memiliki kode nama Ice Cream Sandwich. Di versi Android menyempurnakan seluruh GUI yang dibangun dan penambahan fitur seperti Facial recognition (Face Unlock),  UI use Hardware acceleration, Better voice recognition (dictating/Voice typing), Web browser, allows up to 16 tabs, Updated launcher (customizable), Android Beam app to exchange data through NFC, Resizeable widgets
Sumber: http://web.jrkijatim.com