Nama: prayoga pandu santoso
NPM: 3511566
Kelas:1Db13
TUGAS SOFTSKILL 2
1. Cari contoh organisasi (kalo bisa yang formal)
2. Lalu identifikasi (jelasin struktur, tujuan, hirarki, pnanggung jwab. selengkapnya deh)
3. Kalo sudah , dari identifikasi tersebut , nyambung gak sma tujuan organisasi tersebut ? (berikan komentar)
Boleh cari di google atau lainnya...
1. Cari contoh organisasi (kalo bisa yang formal)
2. Lalu identifikasi (jelasin struktur, tujuan, hirarki, pnanggung jwab. selengkapnya deh)
3. Kalo sudah , dari identifikasi tersebut , nyambung gak sma tujuan organisasi tersebut ? (berikan komentar)
Boleh cari di google atau lainnya...
Jawaban
1. PSSI (PERSATUAN SEPAK BOLA SELURUH INDONESIA)
2. Ketua umum
Saat ini, masa jabatan Ketua Umum PSSI adalah 4 tahun. Berikut adalah daftar Ketua Umum PSSI:
No | Nama | Awal jabatan | Akhir jabatan |
1 | |||
2 | |||
3 | |||
4 | |||
5 | |||
6 | |||
6 | |||
7 | |||
8 | |||
9 | |||
10 | |||
11 | |||
12 | |||
13 | |||
* | Agum Gumelar (Ketua Komite Normalisasi PSSI) | ||
14 | Petahana (Masa habis 2015) |
Wakil ketua umum
Komite eksekutif
Saat ini, komite eksekutif diisi oleh sembilan orang anggota, yaitu:
§ Erwin Dwi Budiawan - (Dipecat dari EXCO)
§ La Nyala M. Mattalitti - (Dipecat dari EXCO)
§ Mawardy Nurdin
§ Robertho Rouw - (Dipecat dari EXCO)
§ Sihar Sitorus
§ Tony Apriliani - (Dipecat dari EXCO)
§ Tuty Dau
§ Widodo Santoso
Keterangan: keempat pejabat tersebut mengundurkan diri dari jabatannya dan membentuk KPSI pada tanggal 5 Desember 2011.
Sekretariat jenderal
Saat ini, posisi sekretaris jenderal diisi oleh Saleh Ismail Mukadar dan Tri Goestoro.
Wakil Sekretariat jenderal
Saat ini, posisi wakil sekretaris jenderal diisi oleh Hadiyandra dan Tondo Widodo.
Bendahara Sekretariat jenderal
Saat ini, posisi Bendahara Sekretariat jenderal dijabat oleh Zulkifli Nurdin Tanjung.
Wakil Bendahara Sekretariat jenderal
Saat ini, posisi Wakil Bendahara Sekretariat jenderal dijabat oleh Husni Hasibuan.
Reaksi atas Liga Primer Indonesia
Pada Oktober 2010, Liga Primer Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia dideklarasikan di Semarangoleh Konsorsium dan 17 perwakilan klub. Kompetisi ini tidak direstui oleh PSSI dan dianggap ilegal.[19] Meski PSSI memaparkan secara panjang lebar alasan mengapa LPI melawan hukum,[19] organisasi ini tidak pernah menjelaskan alasan mengapa mereka tidak merestui LPI, kecuali menyebut LPI sebagai "kompetisi ecek-ecek", "tarkam", dan "banci." LPI akhirnya mendapatkan izin dari pemerintahmelalui Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.[23]
Klub anggota yang keluar dari kompetisi PSSI dan mengikuti Liga Primer Indonesia dikenakan sanksi degradasi[24] dan tidak diundang dalam Munas PSSI.[25] Padahal klub-klub tersebut hanya mengundurkan diri dari Liga Super Indonesia dan bukan dari keanggotaan PSSI, sehingga masih memiliki hak suara dalam kongres.[26] Selain itu, menurut Statuta PSSI, penghapusan keanggotaan klub dari PSSI tidak dapat ditentukan hanya oleh petinggi PSSI, harus melalui kongres dan disetujui minimal 3/4 anggota yang hadir.
Kisruh dan pembentukan komite normalisasi
Kisruh di PSSI semakin menjadi-jadi semenjak munculnya LPI. Ketua Umum Nurdin Halid melarang segala aktivitas yang dilakukan oleh LPI. Pada Kongres PSSI tanggal 26 Maret 2011 di Pekanbaru, Riau, masalah kekisruhan di tubuh PSSI seperti disengaja disembunyikan dari publik dengan cara mengadakan kongres secara tertutup. Kongres tersebut pada akhirnya tidak berhasil diselenggarakan karena terjadi kekisruhan mengenai hak suara.
Pada 1 April 2011, Komite Darurat FIFA memutuskan untuk membentuk Komite Normalisasi yang akan mengambil alih kepemimpinan PSSI dari komite eksekutif di bawah pimpinan Nurdin Halid.[29] Komite Darurat FIFA menganggap bahwa kepemimpinan PSSI saat ini tidak dapat mengendalikan sepak bola di Indonesia, terbukti dengan kegagalannya mengendalikan LPI dan menyelenggarakan kongres. FIFA juga menyatakan bahwa 4 orang calon Ketua Umum PSSI yaitu Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, Arifin Panigoro, dan George Toisutta tidak dapat mencalonkan diri sebagai ketua umum sesuai dengan keputusan Komite Banding PSSI tanggal 28 Februari 2011. Selanjutnya, FIFA mengangkat Agum Gumelar sebagai Ketua Komite Normalisasi PSSI.
Setelah melalui serangkaian kegagalan, termasuk kembali gagalnya penyelengaraan Kongres tanggal 20 Mei 2011 di Jakarta, akhirnya dalam Kongres Luar Biasa tanggal 9 Juli 2011 di Solo, Djohar Arifin Husin terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Pemecatan Alfred Riedl
Pemecatan dan penunggakan gaji Alfred Riedl menimbulakan hal yang kontroversial karena pihak PSSI mengaku bahwa Alfred Riedl dikontrak oleh Nirwan Bakrie dan bukan oleh PSSI akan tetapi Alfred Riedl membantah hal tersebut dan membawa persoalan ini ke FIFA dan kasus ini belum terselesaikan.[30]
Kisruh Indonesian Primer League
Setelah berganti kepengurusan Ketua umum PSSI dari Nurdin Halid ke Djohar Arifin Husin dimulai era kompetisi baru.Dalam pembentukan IPL banyak masalah yang terjadi karena aturan-aturan yang ditetapkan oleh PSSI.Pembentukan IPL mendapat tekanan dari 12 klub sepak bola atau kelompok 14 karena kompetisi berjumlah 24 klub dan 6 klub diantaranya langsung menjadi klub IPL. Namun, PSSI meyakinkan bahwa untuk memenuhi standard kompetisi profesional AFC, klasemen musim sebelumnya (musim 2010/2011) dihapuskan. Sebagai gantinya, yang dilihat adalah poin tertinggi dalam verifikasi tentang profesionalisme klub Indonesia. Akan tetapi dengan adanya IPL indonesia terhindar dari sangsi AFC. [31]
TUJUAN
sepak bola sebagai alat perjuangan bangsa oleh Ir. Soeratin pada 1930.
PENANGGUNGJAWAB PSSI
Bernhard Limbong
TUJUAN PSSI
Tujuannya saat ini sama sekali berbanding terbalik dengan pernyataan-pernyataan yang harusnya bisa memberikan pemain kebebasan dalam bersepakbola justru malah memusingkan para pemain yang tidak satu naungan dengan pssi yaitu liga primer Indonesia. Jadi pemain-pemain yang berada dalam naungan LPI tidak bisa ikut dalam kompetisi untuk membela Negara